Akhirnya selesai juga baca novel OUT ini. Akibat dikebut membacanya, nggak terasa tanggal 2 Mei 2008 malam, akhirnya tamat juga novel tebel ini.
Ceritanya cukup menarik, karena menyangkut pembunuhan seorang suami yang dilakukan oleh istrinya sendiri. Dan yang menariknya, sang istri yang bingung akhirnya menghubungi temannya. Teman-temannya ini akhirnya bersedia membantu memotong-motong mayat sang korban. Kemudian bergulirlah cerita dan ada kaitannya dengan seorang yakuza alias mafia di Jepang. Polisi mengira korban dibunuh oleh seorang pemilik klub bakarat yang memang sebelumnya memukuli korban sebelum pulang ke rumah. Jadilah masalah bertambah banyak.
Serem bener....pantas saja novel ini dikategorikan novel dewasa.
Kebetulan sekali pas baca novel ini ternyata peristiwa yang sesungguhnya atau nyata terjadi di Indonesia yakni ditemukan mayat seorang perempuan dengan kondisi terpotong-potong bagian tubuhnya dan ditemukan di daerah Bekasi. (masih deket rumah booo....). Korban ternyata bernama Eka asal Brebes, Jawa Tengah.
Analisa seorang kriminolog Indonesia via TV mengatakan bahwa kemungkinan pembunuhan yang berani melakukan pemotongan bagian tubuh pada korbannya biasanya terjadi kalau :
- Pelaku wanita
Pembunuhan terjadi karena tidak sengaja. Mungkin saja disebabkan rasa cemburu yg berlebihan. Niatnya bukan untuk membunuh. Dan karena bingung bagaimana membawa mayat yang berat dan susah untuk diangkut sendiri, akhirnya dipotong-potonglah bagian tubuh mayat supaya mudah dibawa. Alasan lainnya mengapa seorang wanita begitu mudah melakukan potong memotong ini ya karena sudah biasa memotong daging di dapur, dan sudah terbiasa melihat darah. Jadi nggak takut gitu....Mungkin lho ya
- Pelaku laki-laki
Pembunuhan terjadi karena motif dendam. Sudah terencana dengan baik. Pemotongan dilakukan untuk menghilangkan jejak, bukan karena susah dibawa-bawa.
Yah begitu dehhhh...mungkin saja sang pelaku pembunuhan Eka pernah membaca dan terinspirasi oleh Novel OUT ini. Karena memang ada salah satu potongan tubuh yang dibuang di taman. Sama kan seperti kejadian Eka, salah satu kakinya ditemukan di taman dekat terminal Bekasi.
Yang penting novel ini cukup memberi wawasan, walaupun saya membacanya juga diselingi dengan membaca novel-novel lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar