Menyambung postingan blog terdahulu, saya jadi inget permainan masa kecil dulu. Saya menghabiskan masa kecil di Palu, Sulawesi Tengah. Namun karena tinggal di komplek Departemen, teman-teman saya banyak yang berasal dari Pulau Jawa juga. Sebagian saja yang benar-benar asli Sulawesi. Jadi nggak banyak hal yang berbeda dari kehidupan saya sehari-hari di rumah.
Permainan tradisional biasanya hampir sama di tiap daerah, hanya nama saja yang berbeda. Sebut saja permainan benteng, ada yang bilang “bentengan”; kelar (dulu di Palu disebut begitu) disini disebut main Kelahar atau Gobak Sodor ya ???? Nggak tahu dehhh. Gobak sodor kayak gimana ya?? saya bener-bener nggak tahu…Tapi kayaknya bener sih, gobak sodor=kelar…..anak sekarang sudah jarang main ini sih, jadi nggak pernah liat mainan kayak gitu lagi…
Sekarang lebih banyak main atau berolahraga ya??? Dari dulu memang main bola bagi anak lelaki wajib hukumnya. Sepakbola, nggak ada lapangan asal ada ruang kosong sedikit yang ada di sekitar rumah, jadi deh tempat main. Kalau anak perempuan jaman dulu paling sering main karet, congklak, masak-masakan atau main pasar-pasaran. Ada juga yang main baju-baju atau nggak main boneka, ngobrol sama bonekanya, pura-pura boneka adalah anaknya….tapi jujur saya bukan tipe yang kayak gitu. Lebih enak main karet, masak-masakan atau pasar-pasaran deh…
Eh jadi inget, saya dan teman-teman pernah nyolong pisang lho dari komplek sebelah. Ada tanah lapang di komplek sebelah, di belakang kantor pajak, yang ditanami pohon pisang dan sayur singkong, karena nggak ada yang jaga dan kirain nggak ada pemiliknya…iseng dehhh…liat pisang setandan sudah mulai menguning siapa yang nggak ngiler…….Akhirnya digoreng deh…bukan pake kompor emak ya…. tapi pakai kayu donk…kayak lagi kemping pramuka… Asyik kan …
Apalagi kalau kita lagi jalan-jalan…bukan ke mall…jalan seputaran komplek saja paling ke komplek sebelah (main sama anak disana), menjelajahi daerah-daerah sekitar yang jarang dilewati sampai ke hutan (nggak hutan banget kali…cuma memang masih berupa jalan setapak, banyak pohon kelapa dan rimbunan semak-semak). Takut tersesat juga sih, kalau masih baru dan belum hafal daerah situ…But it’s OK…Tenang aja…kami nggak terlalu takut karena ada beberapa rumah juga disana. Jadi kemungkinan ketemu orang masih ada…bukan binatang buas. Tapi ya itu, kita juga dilarang sering-sering kesana, takut ada oranng jahat. Tapi disitu ada tukang kelapa, biasanya kalau ibu butuh kelapa agak banyak pasti nyuruh pembantu beli kelapa disana, dijamin lebih murah dari pasar …Ada juga usaha tanah liat atau usaha batu bata.
Pokoknya masa kecil di daerah memang mengasyikkan…bisa tiap minggu berenang ke laut. Jaraknya nggak jauh dan tidak macet pastinya.
Beda banget kalau liat keponakan atau sepupu yang masih kecil saat ini yang ada di kota besar. Kasihan juga, nggak punya pengalaman seru seperti kita. Mereka tahunya main PS, main boneka Barbie, Naruto dan permainan sejenis lainnya. Permainan itu terkesan individualistic.
Tapi banyak juga permainan menarik yang mulai dimunculkan saat ini untuk merangsang kreatifitas mereka dan melatih keberanian sekaligus melatih kerjasama antar teman. Tapi ya itu…butuh uang yang besar kalau mau ikut kegiatan outbond seperti itu. Atau wahana permainan baru yang ada di Pacifik Place Mall. Disitu anak-anak bisa berperan sesuai apa yang ia mau seperti pengen jadi dokter, pilot, pemadam kebakaran, kasir toko, pemain teater dan lain sebagainya. Mengasyikkan bagi anak-anak tentunya, tapi memboroskan bagi para orangtua karena mahal banget tiket masuknya. Bagi anak yang kurang mampu, main bola rasanya nggak pernah basi dan bagi anak perempuan, membantu ibu masak di dapur juga bisa dijadikan mainan tersendiri.
BETA MISKIN
Permainan Beta Miskin ini mungkin ada juga di daerah lain, dengan nama berbeda tentunya. Saya sendiri lupa namanya apa, tetapi lebih sering dikatakan “Permainan Beta Miskin”. Permainan ini lebih sering dimainkan oleh anak perempuan.
Cara mainnya :
Bagi dua kelompok : miskin dan kaya (bukan dilihat hartanya lho, tapi banyaknya anak/anggota yang dimiliki),lalu berjejer sesuai kelompok masing-masing dan saling berhadapan. Selanjutnya sambil bernyanyi, kelompok kaya akan mengambil satu per satu anggota kelompok miskin sampai tersisa satu orang. Satu orang dari kelompok miskin ini nantinya harus merebut anggotanya kembali dengan cara kejar-kejaran. Sebaliknya pemimpin kelompok kaya harus melindungi anak/anggota nya. Anak/anggotanya akan berbaris di belakang pemimpin kelompok kaya. Sambil merentangkan tangan, pemimpin kelompok kaya akan melindungi anak/anggotanya dari kejaran kelompok miskin. Kalau ada yang ketangkap berarti ia akan jadi sandera dan masuk ke anggota kelompok miskin.
Rame … Seru … Kejar-kejaran ... saling teriak-teriakan kalau mau ketangkep…Heboh Dehhh …
Ini lagunya, masih terngiang di telinga saya walaupun ada yang agak lupa :
Kelompok Miskin :
Beta miskin, miskin, miskin…… mari ye te mari ya
Kelompok Kaya :
Beta kaya, kaya, kaya ….. mari ye te mari ya
Saya mau minta anak, dari situ lebih banyak…..mari ye te mari ya
Kelompok Miskin :
Anak siapa yang kau minta …… mari ye te mari ya
Kelompok Kaya :
Anak . . . (sebut namanya) yang kami minta….. mari ye te mari ya
Kelompok Miskin :
Kasih apa sama dia….. mari ye te mari ya
Kelompok Kaya :
Kasih . . .(sebut apa maunya, cth : makan) sama dia… mari ye te mari ya
Kelompok Miskin :
Ambil saja yang kau minta…...mari ye te mari ya
Begitu seterusnya sampai anggota kelompok miskin habis dan kejar-kejaran dimulai ...
2 komentar:
Assalamualaikum wrb, saya mohon maaf kalau postingan saya menyinggung perasaan anda semua tapi saya lillahi ta’ala hanya mau menceritakan pengalaman pribadi saya saya berharap ada yang sama seperti saya.perkenalkan terlebih dahulu saya aini andari tinggal di Padang,dulu saya penjual kue keliling himpitan ekonomi yang membuat saya seperti ini,saya tidak menyerah dengan keadaan saya tetap usaha,pada suatu malam saya buka internet tidak sengaja saya lihat postingan seseorang yang sama seperti saya tapi sudah berhasil,dia dibantu oleh mbah bedjo tampa pikir panjang saya hubungi beliau saya dikasi pencerahaan dan dikasi solusi,awalnya saya tidak mau tapi sya beranikan diri mengikuti saran beliau,alhamdulillah berjalan lancar sekarang saya punya toko bangunan Jaya Abadi didaerah Padang,terimah kasih saya ucapkan pada mbah bedjo berkat beliau saya seprti ini,mungkin banyak orang yang menyebut saya mengada-ada tapi saya buktikan sendiri,khusus yang serius mau bantuan silahkan hub beliau mbah bedjo beliau orangnya baik ini nomor beliau 082316139285 atau ini pengalaman pribadi saya percaya atau tidak semua tergantung pembaca demi Allah ini nyata sekian dan terima kasih ,Assalamualaikum Wrb....allahuakbar....allahuakbar....allahuakbar
Assalamualaikum Wr. Wb.
WhatsApp Only::::{+33753893351}
Email:::::::::{aditya.aulia139@gmail.com}
{iskandalestari.kreditpersatuan@gmail.com}
Nama saya Aditya Aulia saya mengalami trauma keuangan karena saya ditipu dan ditipu oleh banyak perusahaan pinjaman online dan saya pikir tidak ada yang baik bisa keluar dari transaksi online tapi semua keraguan saya segera dibawa untuk beristirahat saat teman saya mengenalkan saya. untuk Ibu pada awalnya saya pikir itu masih akan menjadi permainan bore yang sama saya harus memaksa diri untuk mengikuti semua proses karena mereka sampai pada kejutan terbesar saya setelah memenuhi semua persyaratan karena permintaan oleh proses saya bisa mendapatkan pinjaman sebesar 350jt di rekening Bank Central Asia (BCA) saya saat saya waspada di telepon saya, saya tidak pernah mempercayainya, agaknya saya bergegas ke Bank untuk memastikan bahwa memang benar ibu kontak sekarang mengalami terobosan pemanasan jantung dalam kehidupan finansial Anda melalui apakah itu BBM INVITE-nya: {D8980E0B} atau apakah kamu ingin mengkonfirmasi dari saya? Anda bisa menghubungi saya melalui surat saya: {aditya.aulia139@gmail.com} dan juga Anda bisa menghubungi perusahaan CREDIT UNION DAYA LESTARI via: {mail:iskandalestari.kreditpersatuan@gmail.com}
Posting Komentar